10 Keputusan Strategis Hasil #PKSRakornas2017

thumbnail
Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman dalam Rakornas PKS 2017 di Depok, Jawa Barat (Faruq/PKS Foto)

PKS menyelesaikan agenda Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2017 di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Rabu (8/3/2017). Rakornas PKS 2017 menghadirkan 955 peserta dari 34 Provinsi.
 
Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman mengatakan, Rakornas PKS 2017 menyepakati beberapa hal strategis di tahun yang dicanangkan sebagai tahun pengokohan. Pertama, ujar Sohibul, Rakornas mengokohkan visi partai sebagai gerakan dakwah, gerakan politik dan gerakan sosial yang solid, disiplin, dewasa, substantif dan efektif dalam berkhidmat untuk rakyat dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kedua, pengokohan dan perluasan struktur partai hingga 100 persen tingkat kecamatan dan 75 persen tingkat kelurahan serta desa. "Ketiga, rekrutmen anggota partai sebanyak 2,24 juta anggota baru, dengan 800 ribu diantaranya adalah pemilih pemula," papar Sohibul usai penutupan agenda Rakornas PKS 2017, Rabu (8/3/2017).

Selanjutnya Rakornas mengamanahkan pengokohan Program Pusat Khidmat PKS di 34 Provinsi. Keempat, hasil Rakornas menginstruksikan seluruh kader pejabat publik baik di lembaga eksekutif maupun legislatif untuk menjadikan pemberantasan darurat ketimpangan ekonomi dan penegakan hukum sebagai agenda prioritas.

Soal indikasi kriminalisasi ulama juga menjadi poin hasil Rakornas PKS. Sohibul meminta seluruh kader pejabat publik baik di lembaga eksekutif maupun legislatif untuk secara kuat mengadvokasi indikasi kriminalisasi dan tindakan hukum yang mengganggu rasa keadilan hukum. "Terutama kriminalisasi terhadap kalangan ulama dan cendekia," ujarnya.

Ketujuh, kata Sohibul, PKS menargetkan pemenangan calon kepala daerah dengan target 60 persen dari kesertaan di Pilkada serentak tahun 2018, baik untuk calon yang didukung maupun diusung PKS.

Kesiapan PKS menyongsong Pilkada 2019 sudah dimulai sejak dini dengan bentuk pencalegan dini bagi calon anggota legislatif Pemilu tahun 2019. "Penetapan Bakal Calon Anggota Dewan (BCAD) direncanakan dilakukan serentak saat Milad ke-19 PKS pada bulan April 2017," papar dia.

Rakornas PKS juga mengokohkan strategi pencapresan PKS berupa penjaringan dari kalangan internal anggota maupun tokoh eksternal. "Terakhir mengawal dan memenangkan Pasangan Anies-Sandi pada Pilgub DKI Jakarta dengan menggerakkan seluruh mesin pemenangan dan jaringan yang dimiliki," kata Sohibul.

pks.id

Pilkada Serentak dan Konsolidasi Nasional

thumbnail
Ketua Bidang Humas DPP PKS Ledia Hanifa

Pemilihan Kepala Daerah yang diselenggarakan secara serentak 2015 dan 2017 sesungguhnya memberikan gambaran kepada masyarakat luas partai mana yang sejatinya memiliki efektifitas kinerja dalam memenangkan calon kepala daerah yang diusungnya. 

Karena bagaimanapun juga seseorang dapat maju mencalonkan diri jika diusung oleh sejumlah partai politik sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Sebuah Harian Nasional mencatatkan bahwa partai politik yang produktifitasnya tertinggi dalam Pemilihan Kepala Daerah serentak 2015 adalah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan presentase kemenangan 50,6 persen.

Capaian ini mengungguli parta-partai lainnya yang semula diprediksi akan menjadi partai yang paling produktif karena ukuran jumlah perolehan kursinya yang lebih besar dari PKS. Kenyataannya produktivitas tidak mesti sejalan dengan jumlah perolehan kursi di dewan. Produktivitas sangat dipengaruhi oleh kemampuan struktur dan kader untuk mengkonsolidasi dirinya.

Menurut hitungan Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada DPP PKS pada pelaksanaan Pilkada serentak 2017 kali ini, PKS memenangi pilkada yang diusung dan didukung dengan persentase 54 persen. Alhamdulillah capaian menunjukkan peningkatan produktivitas kinerja struktur dan kader. Meskipun pada sejumlah daerah masih menanti keputusan final karena berperkara di Mahkamah Konstitusi atau menanti putaran kedua seperti DKI Jakarta, pencapaian ini adalah peningkatan yang luar biasa.

Dalam suasana seperti inilah Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PKS 2017 diselenggarakan. Konsolidasi nasional selepas pelaksanaan Pilkada serentak dilakukan untuk mempersiapkan langkah-langkah pada serangkaian even politik yang harus dihadapi pada tahun-tahun mendatang. Sebut saja Pilkada serentak 2018, Pemilihan legislatif dan Pemilihan Presiden 2019. Kerja besar yang harus dipersiapkan secara serius oleh PKS.

Keseluruhan elemen partai terlibat secara aktif dalam penyiapan kerja-kerja dakwah jangka pendek, menengah maupun jangka panjang. Elemen kaderisasi sebagai tulang punggung penyiapan kader, elemen perempuan dalam pengokohan ketahanan keluarga, memberdayakan pekerja, petani dan nelayan, membangun harapan pada generasi muda, mengembangkan seni dan budaya serta kemahiran berolahraga ada diantara bagian-bagian yang tak terpisahkan.

Rakornas juga akan mendetilkan tahapan kerja 2017 dari seluruh kegiatan yang telah direncanakan pada Munas 2015. Semua dilakukan dalam upaya Kokoh Berkhidmat untuk Rakyat. Konsolidasi untuk mengharmonisasi kerja kader, struktur dan mesin partai menjadi penting untuk mengokohkan langkah-langkah besar yang telah dan akan dilakukan.

Sambut pagi mentari berseri, bunga berkembang harum melati. Se-Nusantara siap konsolidasi, agar PKS selalu di hati.

pks.id

Yaris ( Yulianto – Muhammad Haris ) Pasangan Kompak, Bukti Ketulusan, Bukan Berebut Jabatan

PEMIMPIN IDEAL Yulianto,SE dan H. Muhammad Haris, S.S,M.Si ( YARIS ) pasangan yang kompak, solid selama lima tahun mengabdi di Kota Salatiga mampu bekerjasama dengan baik penuh dengan Keharmonisan melayani masyarakat kota Salatiga. Foto Nur Yulianto PKS Foto Kabupaten Semarang


Salatiga, 
Luar Biasa ..barangkali itu kata yang tepat untuk menggambarkan kekompakan Pasangan Calon Walikota dan wakil Walikota Salatiga ini, Yulianto, SE dan H. Muhammad Haris,S.S,M.Si mereka berdua mampu membuktikan, bahwa jika jabatan dipahami sebagai amanah, bahwa pemimpin adalah melayani ummat, bahwa memajukan rakyatnya adalah cita cita bersama, maka segala bentuk ambisi pribadi, kepentingan golongan harus dikikis habis. Fokus pada tujuan yg utama sebagai seorang pemimpin, yaitu kesejahteraan rakyat dan suasana kota yang Aman, Nyaman, Maju, Bermartabat, Sejahtera, Relegius, Kondusif, dan Berprestasi.

Dan hal tersebut telah mampu diwujudkan pasangan YARIS ini selama lima tahun memimipin Kota Salatiga, mengemban amanat rakyat. Kota Salatiga bahkan mampu meraih prestasi prestasi yang membanggakan diantaranya adalah sebagai Kota paling Toleran dan Kondusif peringkat kedua Nasional.

Selama kepemimpinan Wali Kota Yuliyanto dan Wakil Wali Kota Muh Haris, Salatiga telah mengantongi ratusan prestasi tingkat regional hingga internasional.

Prestasi Internasional
Adapun prestasi pendidikan tingkat internasional yang diperoleh antara lain, lomba lari kelompok usia 35 ke atas yang diraih guru SDN Salatiga 10, Siti Fatimah; juara III lomba Olimpiade Ilmu Sosial tingkat Asean yang diraih siswa SMAN I dan Juara I Asian Youth Championship 2013 yang diraih Beni Santoso dari SMAN 3.

Prestasi tingkat nasional yang peroleh, di antaranya juara II anugerah konstitusi bagi guru kewarganegaraan yang diraih guru SMP Stella Matutina, Virene Irida Pramuduaningrum, Irida Pramuduangningrum; juara I OSN Fisika Guru SMP yang diraih guru SMPN 7 Yati Kurniawati; juara I pemilihan guru, kepala sekolah, pengawas berdedikasi yang diraih Windarti (tutor paket C); juara I instruktur tata rias rambut apresiasi PTK PAUDNI yang diraih Yustina Denik Risyanti.

Selain itu, medali emas olimpiade penelitian siswa Indonesia sains terapan yang diperoleh FA Brian Ganda Pratama dari SMAN, juara I LKS kelistrikan yang diperoleh SMK Muhammadiyah, dan juara I olimpiade sains nasional SD IPA yang diperoleh Hanif Al Husaini dari SDN Salatiga 01.

Tak hanya itu, sepanjang 2014, Kota Salatiga juga telah meraih sejumlah prestasi yang mengharumkan nama kota kecil yang pada zaman Pemerintahan Kolonial Belanda, mendapat julukan de schoonste stad van midden Java atau kota terindah di Jawa Tengah ini.

Prestasi tersebut antara lain piagam penghargaan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) atas pelaksanaan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) secara transparan, akuntabel, adil, serta bebas KKN dengan metode computer assisted test (CAT). Selanjutnya, September lalu Salatiga kembali memperoleh penghargaan Wahana Tata Nugraha bidang lalu lintas.

Salatiga juga masuk 10 besar nasional penilaian Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) (tahun 2014).

Prestasi Pendidikan
Kemudian di bidang pendidikan, dua siswa SMAN 1 Salatiga, yakni Dwi Indah Anggraini dan Gigih Setyawan terpilih mewakili Indonesia bersama 9 pelajar lain untuk mengikuti kompetisi Intel International Science and Engineering Fair di Los Angeles, Amerika Serikat.
Kedika Diri Amanda, siswa SMAN 1 Salatiga meraih medali emas olimpiade geografi dan geosains yang digelar ITB Bandung. Selanjutnya, SMPN 6 Salatiga dan SD Marsudirini 77 mendapat penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional.

Prestasi Pertanian
Di bidang pertanian, Salatiga meraih penghargaan dari Menteri Pertanian atas peran aktif dalam peningkatan pembangunan di bidang pertanian. Penghargaan tersebut diberikan saat Pekan Nasional (Penas) XIV Petani Nelayan 2014.

Wali Kota Salatiga Yuliyanto mengatakan prestasi tersebut merupakan salah satu wujud keberhasilan Pemkot Salatiga dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dan mencerdaskan generasi penerus bangsa yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Selain juga bentuk keberhasilan Pemkot Salatiga menyelenggarakan pemerintahan yang baik, bersih, dan transparan.

“Saya siap memberikan dukungan upaya peningkatan prestasi serta pengembangan bakat, ilmu pengetahuan, pembangunan, dan pelayanan publik,” katanya.

Salatiga ke Depan
Memimpin sebuah kota multi kultural seperti Salatiga bukanlah sebuah pekerjaan yang mudah namun sangat menantang. Dan pasangan Yaris sudah mampu membuktikan bahwa di 5 tahun sebelumnya mereka telah membawa Salatiga yang sering disebut sebagai miniatur Indonesia menjadi kota yang kondusif dan menerima keberagaman dengan indah.
Pasangan Yulianto-Muh.Haris menjadi pasangan yang tetap solid bersatu untuk bekerjasama dan bukan saling berlomba berebut kekuasaan demi kemajemukan kota Salatiga di 5 tahun mendatang. 

Karena mereka meyakini bahwa kerjasama mampu menciptakan kehidupan yang harmonis dan bukan kehidupan yang penuh intrik dan konflik untuk Salatiga yang lebih maju dan bermartabat ke depannya.

Terbukti dengan kekompakan mereka, maka  berbagai prestasi mampu diraih bersama dan membawa Salatiga menjadi kota kecil yang diperhitungan keberadaaannya.

Sumber berita https://daerah.sindonews.com

Red- “Jika sudah terbukti prestasi YARIS telah mengharumkan nama kota Salatiga, ngapain pilih calon lain yg masih coba coba dengan banyak janji yang belom teruji ???
Yuk Kampanye Cerdas Mencerdaskan Yuk… Pilih dan Dukung kembali YARIS No 2 untuk melanjutkan pembangunan di Kota Salatiga lebih merata, lebih maju, lebih sejahtera, lebih toleran dan Kondusif. LANJUTKAN! ”

#PeciSalatiga
#SedulurYaris
#YarisKampanyeCerdas
#YarisMenang

Sumber Reportactual.com

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Blogger Templates | ReDesign by PKS Kab.Semarang