Terdapat 18.000 Kuota Jamkesda Kab. Semarang yang Belum Terisi

Ambarawa - Masih terdapat 18.000 Kuota Jamkesda di Kabupaten Semarang yang belum terisi, dan masyarakat yang membutuhkan bisa memanfaatkannya. Demikian disampaikan anggota DPRD Kab. Semarang dari Fraksi Parta Keadilan Sejahtera (FPKS) Aisyah Nurul Hidayati, SE dalam serangkaian audiensi dengan masyarakat Dapil 5 Kab. Semarang yang meliputi Kecamatan Ambarawa, Banyubiru, Jambu, Bandungan dan Sumowono pada 10-17 Juli 2014.

Anggota komisi D DPRD Kab. Semarang ini mengajak masyarakat berpartisipasi mengawal program-program pemerintah agar tepat sasaran, seperti jaminan sosial, kesehatan dan pendidikan. Agar jangan sampai masyarakat yang tidak berhak mendapatkannya, sementara masyarakat yang sebenarnya berhak malah tidak mendapatkannya. "Masyarakat bisa proaktif melaporkan kepada Kepala Desa bila terjadi hal demikian," tutur Aisyah.

Kegiatan tersebut menjadi ajang penyampaian informasi kedewanan kepada masyarakat, sekaligus penyampaian keluh kesah dari masyarakat terkait permasalahan yang terjadi di daerahnya. Berbagai permasalahan mengemuka, seperti kesenjangan pembangunan infrastruktur antara desa dan kelurahan pasca penerapan UU No. 23 Tahun 2006, persoalan yang menyangkut hak-hak buruh pabrik di Kab. Semarang, hingga persoalan penanganan sampah.

Di samping itu juga disampaikan informasi bahwa kelompok masyarakat yang bisa menjadi penerima dana Bansos dari pemerintah, yang lebih dikenal dengan dana hibah, kini tidak lagi harus terdaftar di Kemkumham, tetapi cukup terdaftar di Kesbangpol pada tingkat Kabupaten. Hal ini sesuai dengan Permendagri Nomor 41/2016 sebagai revisi dari Permendagri nomor 52/2015 sebagai turunan dari UU 23/2014 tentang Penerima dana Bansos . “Tidak seperti tahun lalu, mekanismenya kini sudah dipermudah,” demikian dijelaskan Aisyah.

Aleg termuda di DPRD Kab. Semarang  juga menghimbau kepada kelompok masyarakat yang ingin mendapatkan Bansos agar memprioritaskan pada program-program yang urgen dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat setempat, seperti sektor UMKM.

Sambut Ramadan, PKS Pawai Bagi Imsakiyah




Suruh, 3 Juni 2016
Jelang datangnya bulan Ramadhan 1437 Hijriyah, Cabang Dakwah 3 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Semarang menggelar Pawai Tarhib Ramadhan. 

Pawai ini diikuti kader PKS dari Kecamatan Suruh, Pabelan, Bancak dan Bringin. Selama pawai, selain berorasi mengajak warga masyarakat untuk bersiap puasa Ramadhan, dibagikan pula jadwal imsakiyah Ramadhan 1437 H untuk wilayah Kabupaten Semarang dan sekitarnya. 

Sesekali rombongan pawai berhenti di tempat-tempat keramaian, seperti pasar, untuk berkeliling masuk menyambangi para pedagang pasar, mengingatkan akan datangnya bulan puasa, dan membagikan jadwal imsakiyah.

Ketua Cabang Dakwah 3 PKS Kab. Semarang, Nurcholis, menyampaikan, "Ini kami rombongan PKS cabang dakwah tiga mengadakan pawai tarhin Ramadhan. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menyambut Ramadhan dengan gembira".

Wasito, Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKS Kecamatan Suruh menambahkan, "Kami mengucapkan Marhaban ya Ramadhan, selamat datang bulan Ramadhan. Mari kita jadikan bulan Ramadhan kali ini lebih baik daripada Ramadhan kemarin. Semoga umat Islam semuanya bisa antusias menyambut datangnya bulan Ramadhan, semoga amalan kita diterima oleh Allah subhanahu wa ta'ala".

Pawai Tarhib Ramadhan dan pembagian jadwal imsakiyah Ramadhan ini melewati rute: Kecamatan Suruh-Tukang-Dadap Ayam-Kalimaling-Bringin-Macanan dan kembali lagi ke Suruh.


Polhukam PKS Kab. Semarang Siapkan Pilkades


Getasan, pkskabsemarang.org
Persiapan Pilkades Serentak ini berlangsung pada hari Sabtu,  21 Mei 2016 bertempat di dusun Jetak desa Jetak Kecamatan Getasan,  tepatnya di rumah Agus Warsito, SE Ketua Bidang Polhukam DPD PKS Kabupaten Semarang.

Hadir dalam acara tersebut para Ketua DPC PKS se-kabupaten Semarang. Turut hadir pula Ketua umum DPD PKS Kab. Semarang,  Ahmad Rifa'i, dan Anggota Legislatif dari Fraksi Keadilan Sejahtera, Nafis  Munandar, SE.

Dalam sambutannya, Ahmad Rifa'i menegaskan, "Kader PKS harus terlibat aktif dalam Pilkades serentak nantinya,  bahkan jika memungkinkan turut mendaftar sebagai salah satu calon kandidat kades"

Sementara itu, Kabid Polhukam PKS Kabm Semarang, Agus Warsito, SE menegaskan, "Posisi strategis masyarakat, walaupun sebagai Ketua RT / RW, kader harus turut berkontribusi dan berperan; apalagi dalam momen Pilkades serentak nanti. Itu adalah bagian dari Berkhidmat utk Rakyat".

Setiap DPC yg hadir juga diberikan kesempatan utk mempresentasikan dinamika politik menjelang Pilkades serentak.

Anggota Legislatif DPRD Kabupaten Semarang, Nafis Munandar turut memberikan motivasi agar DPC cerdas dalam mengatur strategi untuk turut mendorong dan mem-back up kader yang maju dlm Pilkades serentak.

Humas

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Blogger Templates | ReDesign by PKS Kab.Semarang